Topik Capstone Design
Nama Dosen Koordinator | : Linahtadiya Andiani | ||
---|---|---|---|
NIP | : 0405049401 | ||
Kelompok Keahlian | : Material, Lingkungan, dan Konversi Energi | ||
Jumlah Tim yang Dibutuhkan | : 1 | Tanda Tangan | |
Dosen / Praktisi #1 | : Casmika Saputra | ||
Dosen / Praktisi #2 | : | ||
Dosen / Praktisi #3 | : | ||
Judul / Topik yang Ditawarkan | : Perakitan Prototipe Kendaraan Medis berbasis Machine Learning | ||
Sumber Dana | : | ||
Ditawarkan pada sem. / thn. ajaran | : Semester 1 2024/2025 | ||
Jumlah mahasiswa | : 0 dari kuota: 5 | ||
Urutan mahasiswa | Nama | NIM | |
Mahasiswa #1 | : | ||
Mahasiswa #2 | : | ||
Mahasiswa #3 | : | ||
Mahasiswa #4 | : | ||
Mahasiswa #5 | : | ||
Deskripsi Singkat Topik yang Ditawarkan: Topik ini membahas tentang perakitan prototipe kendaraan medis yang dilengkapi dengan teknologi berbasis Machine Learning. Fokus utamanya adalah pada pengembangan kendaraan otonom atau semi-otonom yang dapat membantu di bidang medis, misalnya untuk transportasi pasien, pengiriman alat-alat kesehatan, atau penyediaan bantuan medis darurat. Dalam perakitan prototipe ini, teknologi Machine Learning akan diterapkan untuk meningkatkan kemampuan kendaraan dalam pengenalan lingkungan sekitar, navigasi, dan pengambilan keputusan secara real-time. Topik ini akan mencakup berbagai aspek, seperti pemilihan komponen perangkat keras (sensor, kamera, aktuator), pemrograman model Machine Learning untuk deteksi objek dan rute optimal, serta integrasi sistem agar kendaraan dapat bekerja secara efektif dan aman dalam kondisi lingkungan yang beragam. Selain itu, topik ini juga akan menyentuh tantangan-tantangan teknis, regulasi, serta potensi dampaknya dalam memajukan pelayanan kesehatan dan tanggap darurat, terutama di area yang sulit dijangkau atau minim infrastruktur kesehatan. |
|||
Latar Belakang Permasalahan: Dalam era digital dan revolusi industri 4.0, inovasi teknologi terus berkembang, terutama dalam bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan Machine Learning. Teknologi ini tidak hanya diterapkan dalam sektor industri dan ekonomi, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendukung sektor kesehatan, terutama dalam mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan medis. Salah satu aplikasi inovatif yang dapat dikembangkan adalah kendaraan medis berbasis Machine Learning, yang dapat membantu dalam menyediakan bantuan medis secara cepat, terutama di daerah terpencil atau saat kondisi darurat. Kendaraan medis berbasis Machine Learning memiliki keunggulan dalam hal otonomi, di mana kendaraan ini dapat melakukan navigasi sendiri, menghindari hambatan, serta menentukan rute optimal tanpa perlu intervensi manusia secara langsung. Hal ini sangat bermanfaat di area yang sulit dijangkau oleh tenaga medis atau di daerah perkotaan dengan lalu lintas padat yang dapat memperlambat waktu respons dalam situasi darurat. Dengan kemampuan pengambilan keputusan secara real-time, kendaraan ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan dan memberikan solusi inovatif untuk menghadapi keterbatasan akses medis. Latar belakang pengembangan prototipe ini adalah kebutuhan akan layanan kesehatan yang lebih cepat, aman, dan merata. Di banyak negara, termasuk Indonesia, tantangan seperti keterbatasan tenaga medis, infrastruktur yang tidak memadai, dan geografis yang sulit dijangkau menghambat penyediaan layanan medis tepat waktu. Dengan memanfaatkan Machine Learning, kendaraan medis otonom diharapkan mampu menjadi solusi inovatif dalam mendukung sistem kesehatan nasional. |
|||
Konsep: Konsep dari perakitan prototipe kendaraan medis berbasis Machine Learning ini adalah mengembangkan sebuah kendaraan otonom atau semi-otonom yang mampu bergerak dan bernavigasi secara mandiri dengan tujuan memberikan dukungan medis di berbagai situasi. Kendaraan ini akan dilengkapi dengan sensor-sensor canggih, kamera, dan teknologi komunikasi untuk mendeteksi lingkungan sekitarnya, mengenali rute optimal, serta menghindari hambatan secara real-time. Melalui algoritma Machine Learning, kendaraan ini mampu "belajar" dari pola-pola rute dan kondisi medan yang pernah dilalui, sehingga meningkatkan keefektifan operasionalnya dari waktu ke waktu. Selain untuk navigasi, teknologi Machine Learning juga dapat diterapkan untuk analisis kondisi kesehatan pasien dalam perjalanan, misalnya melalui pengawasan detak jantung atau suhu tubuh. Konsep ini bertujuan untuk menyediakan sarana transportasi medis yang lebih cepat, efisien, dan aman, serta mampu menjangkau area yang sulit diakses guna mendukung pelayanan kesehatan darurat dan mengurangi keterlambatan penanganan medis. |
|||
Keterampilan / Skill yang Dibutuhkan: 1. Perakitan sistem semi otonom pada prototipe kendaraan representatif 2. Perancangan algoritma untuk melakukan proses machine learning pada sistem mobil |
|||
Sifat:
|